Click Here For Free Blog Templates!!!
Blogaholic Designs

Pages

iklan

Tampilkan postingan dengan label juragan edukasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label juragan edukasi. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 27 Juli 2013

Belajar dari juragan bunga

Sukses Penjual Bunga

Omzet besar dari Toko Mungil menggambarkan sosok Agung Budi Priyambodo (31). Ia menjual bunga lewat internet dengan modal Rp 100.000 saja. Setelah lima tahun berdiri, toko bunga onlinemiliknya kini memiliki omzet hingga Rp 60 juta per bulan. Apa rahasianya?

”Awalnya saya hanya bermodal Rp 100.000.  Saya beli domain Rp 70.000, hosting Rp 30.000. Saya bangun website saya, bekerja sama dengan beberapa toko bunga offline, saya minta fotonya, lalu saya pajang di website. Sederhana sekali. Saat itu saya masih jual bunga dari berbagai toko sesuai pesanan. Setelah mulai berkembang, saya mulai memesan bunga padasupplier dan merangkainya sendiri. Sekarang foto-foto yang dipajang di katalog web sudah foto-foto kami sendiri,” kenang Agung saat ditemui Kompas.com seusai seminar ”Best Practise of E-Commerce in SME” dalam rangkaian ICC 2011 yang diadakan Komunitas Tangan di Atas (TDA) di JCC, Jakarta, Sabtu (11/6/2011).

Elyana, istri Agung, yang mulai bergabung bersama usaha yang dirintis suaminya juga ikut berbagi cerita. ”Suami saya resign dari kantornya tahun 2008, dua tahun setelah ia mulai membangun bungahati.com dan saat itu saya masih tidak yakin apakah usaha yang dibangun suami saya akan bertahan. Saya termasuk orang yang tidak percaya dengan bisnis online. Namun, setelah saya coba masuk, coba ikut menangani penjualan, akhirnya saya tertarik dan tahun 2009 saya juga resmi resign dari kantor saya untuk bisa fokus mengurusi bungahati.com,” ungkap Elyana.

Hingga kini Elyana tetap terjun langsung mengurusi pemesanan hingga distribusi ke konsumen. Ia mengaku belum bisa memercayakan manajemen kepada orang lain. ”Saya yang memilih sendirisupplier bunga, sampai merangkai bunganya, mengawasi pekerjaan kurir untuk memastikan bunga sampai dengan baik ke tangan pembeli,” ujar Elyana.

Untuk menjamin kualitas bunga yang sampai ke tangan pembeli, Elyana selalu menyelipkan surat pernyataan yang harus diisi oleh konsumen saat kurir mengantarkan bunga. ”Ada pilihan check list untuk melaporkan keadaan bunga yang sampai, apakah sesuai, tidak sesuai, layu, itu bisa diisi oleh pembeli. Nanti kurir akan menyampaikannya kepada saya,” ucapnya. Apabila terjadi ketidakpuasan pembeli, Elyana akan bertanggung jawab untuk menggantinya sesuai ketentuan yang berlaku.

Elyana menjamin bunga-bunga yang dikirimkannya selalu segar dan sesuai dengan gambar yang dipajang di web dengan melakukan pengecekan setiap hari, melakukan pemotongan batang yang rusak, dan ketika pengiriman, pengemasan dilakukan dengan boks dan di dalamnya diberi es untuk menjamin kesegaran. ”Saya selalu stok bunga di kantor, untuk pembelian mendadak. Jadi kendalanya adalah ketika tidak ada pembelian, bunga akan layu dalam beberapa hari,” ujarnya. Adapun untuk pemesanan dua-tiga hari sebelumnya, Elyana akan memesan langsung kepadasupplier bunga.

Untuk pembelian mendadak, waktu yang dibutuhkan semenjak pemesanan hingga sampai ke tangan pembeli biasanya berkisar 2 hingga 3 jam, apabila pembeli berada di kawasan Jakarta. ”Karena satu jam untuk merangkai, satu jam untuk pengantaran,” ungkapnya. Apabila pembeli berada di luar Jakarta, waktu pengiriman akan lebih lama tergantung jarak rumah pembeli dengan kantor pusat bungahati.com di Jakarta.

Selain kawasan Indonesia, bungahati.com juga melayani pemesanan untuk mancanegara. ”Kami sudah melayani pengiriman hingga ke China, Beijing, Hongkong, dan Singapura. Namun, karena ini bisnis bunga segar, supplier bunganya bukan dari Indonesia, tapi kami pesan dari supplier di negara si pembeli,” ujar Agung.

Menurut Agung, usaha bunga online-nya ini adalah usaha yang berkembang dari bisnis online ke bisnis offline. ”Kalau dulu, orang sukses offline dulu, baru bikin website. Usaha saya ini online-nya berkembang dulu baru offline-nya menyusul secara bertahap. Awalnya saya hanya bermodalkan Rp 100.000 untuk membangun web, lalu mulai menjual produk dari toko bunga orang, akhirnya saya punya supplier sendiri, saya produksi sendiri bunganya, rangkai sendiri, sampai beli kulkas khusus untuk menyimpan bunga, menggaji kurir, dan lainnya,” tutur Agung.

Harga bunga-bunga di website ini dijual mulai dari harga Rp 300.000 hingga jutaan rupiah, tergantung jenis bunga dan kesulitan merangkai bunganya. Selain pembeli individu, Agung kini juga telah memiliki langganan perusahaan-perusahaan besar yang melakukan order pada ajang-ajang tertentu.

Suami-istri ini punya pengalaman tak terlupakan selama berbisnis bunga online. ”Ada yang memesan bunga untuk melamar. Saat itu dia memesan satu gedung bioskop untuk dipakai privatenonton berdua dengan calon istrinya. Di tengah-tengah film, dia melamar calon istrinya sambil memberikan bunga. Itu bunga penuh satu bioskop. Itu gambaran kami bisa melayani pemesanan hingga seperti itu,” kenang Elyana.

Elyana menambahkan, meski usahanya mulai berkembang dan jumlah omzetnya meningkat, ia dan suaminya hanya mempekerjakan 6 orang pegawai. ”Dua orang kurir, satu dengan motor, satu dengan mobil. Lalu satu orang operator untuk mem-follow up pemesanan, satu orang penulis kata-kata ucapan di rangkaian bunga, dan satu orang pembantu umum,” tutupnya.

Sumber : wirasmada.wordpress.com

Kamis, 25 Juli 2013

Belajar dari juragan Helm



Juragan Helm, toko yang terletak di Jalan Panjang no 16, Arteri Kebon Jeruk Jakarta Barat ini adalah salah satu nama besar dalam bisnis helm lokal maupun impor. Toko yang dimiliki Agus Hermawan ini merintis usahanya dari berjualan secara online di tahun 2005, 

"Awalnya dimulai dari jualan online. Sampai akhirnya memiliki toko sendiri pada tahun 2007 dan terus berlanjut hingga saat ini," jelas Agus. 

Helm yang dijajakan di Juragan Helm terbilang sangat lengkap, berbagai merek impor dengan kualitas premium seperti Zeus, KBC, Nolan, Arai, Shoei, AGV, dan lain-lain tersaji dalam berbagai type disini. 

Tapi jangan salah, meski namanya Juragan Helm, toko ini menjual berbagai aksesoris lain seperti jaket dan celana khusus pengendara motor, sepatu, visor helm hingga pernik-pernik lain seperti miniatur helm pembalap motor kelas dunia.

Kalau tidak sempat berkunjung ke tokonya, anda juga dapat melakukan pemesanan dengan menghubungi 0815 1899 889 atau email di marketing@juraganhelm.com. Oiya, tokonya buka hari Senin-Sabtu pukul 10 pagi hingga jam 7 malam. 

Sobat Gallery, kami mau beri beberapa tips dalam membeli helm supaya keselamatan terjamin dan juga ringan di kantong. 





Pastikan Helm Tersebut Lulus Standard Uji. SNI atau DOT tidak masalah asal bukan asal ngaku lulus. Memang banyak pabrikan yang mencantumkan standard SNI atau DOT tapi sebenarnya kualitasnya tidak standard. Hal ini dikarenakan masih kurangnya sistem pengawasan terhadap produk keselamatan ini.  Memang merknya terdaftar SNI tapi apa pasti kualitasnya standard? Caranya : Kenali Fisik Helm yang benar-benar kuat dan bagus. 

1. PLASTIK SHELL. Orang sering salah kaprah cari helm yang Ringan. Padahal Ringan bukan jaminan helm itu bisa melindungi.  Karena helm yang Aman adalah yang terbuat dari PLASTIC ABS -http://en.wikipedia.org/wiki/Acrylonitrile_butadiene_styrene (ciri-cirinya Bahan kuat tidak lentur biji plastik berwarna Putih Kekuningan Bukan Hitam, HATI-HATI dengan PLASTIK DAUR ULANG atau PLASTIK PP aka PLASTIK EMBER). Ketebalannya pun ada minimalnya sekitar 3mm-5mm. 

PLASTIK ABS  WARNA PUTIH KEKUNINGAN.

PLASTIK PP CATNYA MUDAH MENGELUPAS 



Kalau mau ringan biasanya orang mencampur Plastik ABS dengan Serat Fiber. Karena Serat Fiber sifatnya ringan tapi Kuat. Tapi Pasti Helmnya Mahal. Kebanyakan Helm-helm Balap Internasional seperti merk ARAI, AGV, BELL, SUOMY, KYT, INK. 

2. EPS STYROFOAM (PEREDAM KEJUT). Fitur Terpenting Di Helm. Jangan Sampai Curi Kualitas.
Untuk STYROFOAM ini Kepadatannya dan Ketebalanya harus bagus supaya bisa meredam Impact Benturan saat terjadi kecelakaan. Harus ada minimal densitynya dan ketebalan. Coba Anda Check sebelum membeli EPSnya harus keras. Kalau empuk seperti styrofoam bungkus elektronik Jangan dibeli. Sebagai contoh: Untuk lulus Standard Uji Keselamatan EPS harus mempunyai Density 90gram/liter. Tapi ada pabrikan yang mengurangi kepadatan untuk alasan cost. Wah bahaya nih....! So Sobat Pastikan dulu ya EPSnya keras. Jangan empuk kaya bungkus Kerdus. Tebalnya juga rata-rata harus 3 cm.
Karena standard ini konsekuensinya helm Standard tidak mungkin seringan helm tidak standard.
EPS yang Jelek Mudah DiTusuk .

EPS yang Bagus Keras dengan kepadatan Standard


3. Check CHINSTRAP. Tali Dagu pastikan terbuat dari bahan yang Kuat (disarankan terbuat dari Metal bukan Plastik) Chinstrap harus dari bahan metal seperti di Safety Belt di Mobil atau di Pesawat Udara. Dan Pastikan Chinstrap dipress dengan baik sehingga tidak lepas dari Cangkang atau SHELL Helmet.

4. Disarankan Membeli HELM yang REMOVABLE PADDING (SPONnya BISA DILEPAS). Sehingga mudah dibersihkan. Ada bahan yang bagus Sobat untuk Spon Helm ini, Sebagai Contoh Merk KYT memakai DRYLEX MICROFIBER . Pertama bahannya tidak rapuh meski di pakai di cuaca tropis seperti Indonesia yang sering Hujan dan Panas. Microfiber membuat Spon terasa halus dan cepat kering.

5. Helm model Terbaru Ada sistem ANTI-THEFT. Teknologi ini kami perhatikan sangat penting buat biker. Karena Sudah beli Helm Mahal-mahal dan Bagus tentunya tidak ingin dicuri orang. 

So itu guys Tips memilih Helm dari kami. Bulan Febuari- Maret 2013 ini dapatkan helm yang Bagus di Surabaya Helmet Gallery dan Bali Helmet Gallery. Karena ada Program CICILAN MANDIRI 0% bisa dicicil 3,6 atau 12 bulan. Sehingga ringan Dikantong. So, Tunggu apa Lagi?


Juragan Helm
Jl. Panjang no 16, Arteri Kebon Jeruk Jakarta Barat