Click Here For Free Blog Templates!!!
Blogaholic Designs

Pages

iklan

Sabtu, 27 Juli 2013

Belajar dari juragan batubara

Tokoh – Tokoh pengusaha yang kami angkat kali ini berasal dari latar belakang usaha yang berbeda. Sebenanya banyak sekali pengusaha besar di Kalimantan Selatan,  Dari bisnis Properti, Pengadaan bangunan, Pertambangan , Keuangan, dan Industri.
Ada catatan kesuksesan, ada pula kisah prestasi, dan sejumlah peristiwa unik seputar mereka, berikut liputanya

  1. Posisi Pertama adalah H Abdussamad Sulaiman HB  yang akrab di sapa Haji Leman. Beliau adalah pemilik sekaligus pendiri  kerajaan bisnis dengan Merk Hasnur Group yang bergerak di Sektor Pertambangan,  Kontraktor jalan, pelabuhan, Perkebunan Sawit juga ,  Pemilik Media massa. Uniknya, brand nama Hasnur Grup di ambil dari salah satu nama anaknya H.Hasnuryadi yang juga seorang pengusaha dan salah pengurus PSSI pusat.

H. Leman juga Pemilik Klub Sepakbola Kalsel, Barito Putra, beliau juga menjabat sebagai Ketua Koni dan  merupakan petinggi partai Golkar di Kalsel selama Tiga Periode hingga tak heran di kenal dekat dengan sosok  Aburizal Bakri Ketua Umum partai Golkar dan  juga akan maju sebagai Calon presiden 2014.
 Baru-baru ini , melalui yayasan  Hasnur Centernya, H. Leman mendirikan SMA Global Islamic Boarding di Kabupaten Batola. Sekolah bertaraf internasional yang dilengkapi sarana dan fasilitas  yang sangat lengkap seperti, gedung olahraga, Studio musik, workshop, koperasi, diklat, Fasilitas bersama, poliklinik, service, asrama, guest house, gedung perawatan, dan lainnya. Karena Ketokohan dan loyalitas itulah   H.leman di usulkan sebagai tokoh Pemersatu  berpengaruh di Kalimantan Selatan,

 2. Pengusaha Kedua ada Drs. Zaini Mahdi  yang akrab di sapa Haji Ijai dari Binuang.  Pengusaha ini berasal dari Kecamatan Binuang, Kabupaten TAPIN.  Beliau adalah pengusaha Batubara yang cukup terkenal di Kalimantan Selatan.  Menjalankan usahanya dengan bendera PT Batu Gunung Mulia ( BGM ), mengantarkan H.Ijai terkenal di kalangan pemain tambang Lokal dan luar kalsel.
  Ketenaran yang santer membuat beliau banyak di bicarakan saat beliau membangun Rumah Mewahnya tepat di bahu jalan di Kecamatan Binuang. Banyak yang memperkirakan biaya pembuatan rumah tersebut mencapai 40 Milyar. Karena selain mewah rumah yang terletak jauh dari pusat keramaian Kotabanjarmasin itu di halaman rumahnya terdapat beberapa pohon Kurma yang kabarnya di datangkan langsung dari Timur Tengah. Beliau juga membangun Sebuah Sirkuit Balap “BALIPAT”  yang juga berada di Binuang.

Menurut beberapa pemain tambang. karena harga yang selalu naik dan permintaan batubara yang selalu meningkat membuat pemasukan H.Ijai selalu meroket. Apalagi kabupaten Tapin kaya dengan kandungan batubara kalori-kalori tingginya yang di patok dengan harga selangit.

3. Pengusaha Ketiga adalah Haji Muhammad Ramlan atau di kenal H. Ramlan. Beliau juga adalah Pengusaha Batubara, Pengusaha Kayu,  Pemilik TV lokal, memiliki bisnis perhotelan dan juga pemilikbeberapa wahana Rekreas di Kota Banjarmasin .Namanya semakin populer manakala beliau pernah hampir maju menjadi calon Gubernur Kalimantan Selatan Tahun 2010 lalu.

Kepopuleran beliau pun seakan di topang  karena memiliki anak-anak yang juga menjadi tokoh  dan selebriti. Sebut saja Olla Ramlan, bintang Film, model dan Presenter Nasional . Selain itu juga ada Cintya Ramlan yang juga seorang artis mantan isteri Vicky Nitynegoro, juga putranya  H Ichwan Ramlan yang tertular  jiwa pengusahanya dulunya  pernah menjabat Ketua Hipmi ( Himpunan Pengusaha Muda Indonesia ) Kalimantan Selatan.

4. Berikutnya ada  H. Andi Syamsuddin Arsyad atau akrab di kenal H. Isam.Daftar pengusaha ke-empat ini dulunya di kenal sebagai pekerja perkayuan, tukang tebang, buruh muat, dan sopir angkutan, hingga jadi tukang ojek pun sempat dilakukannya. Menurut banyak warga. Pria yang berperawakan gemuk ini bukan berasal dari keluarga pengusaha. Namun sekarang H. Isam telah menjelma menjadi Pengusaha besar karena telah memiliki beberapa Perusahaan dengan berbagai sektor,  Diantaranya di bidang tambang PT. Jhonlin Baratama, dan PT. Jhonlin Marine and Shipping dan juga PT. Jhonlin Air Transport, yang tersebar di wilayah Kabupaten Tanah Bumbu,

H.Isam mengawali terjun ke bisnis batubara nyaris hanya modal dengkul.. Berawal saat ikut di sebuah perusahaan milik seorang pengusaha Batubara keturunan China - Surabaya inilah yang mengenalkan H. Isam tentang seluk belum bisnis dan penambangan batubara. Sehingga  mendorong H. Isam  keluar dari perusahaan, dan bekerja sendiri dengan modal pengetahuannya itu. Kini H. Isam tak hanya dikenal di kawasan Kabupaten Tanah Bumbu, tapi di kenal luas di Kalimantan selatan.

H. Isam memiliki Usaha Rental Pesawat terbang di bawah bendera PT. Jhonlin Air Transport. Selain itu Ia juga memiliki helikopter serta armada angkutan di laut. Karena kepopulerannya , Media Tempo bahkan pernah mengupas sosok beliau dalam liputannya khususnya yang menyebutkan dengan kekayaannya, pengaruhnya, serta  kedekatannya dengan banyak petinggi negeri ini, membuat H. Isam sebagai sosok yang “Zero to Hero”.

5.Pengusaha Kelima ada Anton Gunadi. Dia adalah Ketua Umum Persatuan Bulutangkis Seluruh  Indonesia (PBSI) Kalsel. Merupakan Bos PT Bina Benua Grup yang dulu pernah jaya di bidang Perkayuan. Beliau juga Pemilik CV Bina Benua perusahaan kayu ekspor. Nama Anton Gonadi sempet menjadi bahan perbincangan  karna dugaan Illegal Logging tahun 2006-2007 silam.

Pengusaha yang juga ketua Ikatan Keluarga Tionghua Kalimantan selatan ini di isukan dekat dengan Tomy Soharto. Pada 30 Desember 2007  lalu pernah menjadi DPO ( daftar pencarian Orang ) karena perusahaan yang dimilikinya di duga melakukan Ilegal Logging. Hingga di tahun yang sama penyidik Mabes Polri menjemputnya dari Singapura, atas bantuan Interpol. 

Di ketahui  saat itu ia hendak menurus visa ke Jerman untuk tinggal di sana. Namun sekarang kasus sudah beres, anton Gunadi pun merambah di bisnis pertambangn. Pria yang sekarang berusia 52 tahun dan beralamat di Jalan Kampung Melayu tetap bersebelahan rumah dengan Pengusaha populer H. Leman.

0 komentar:

Poskan Komentar